Dakwah lewat politik..


Dakwah lewat politik..

Ungkapan diatas memiliki beberapa makna.
1. Dakwah dengan jalan masuk ke parlemen
2. Mendakwahi orang2 yg berpolitik(dakwah kepada elit politik)
3. Dakwah dengan jalan ketika memiliki kekuasaan, maka semakin kuat perjuangan dakwahnya( orang – orang partai yg juga aktifis dkwah)
4. Dakwah dengan jalan siyasah syariyyah.

Dari keempat makna ungkapan diatas manakah yang lebih mendekati kesalamatan atau sesuai syari sehingga boleh berdakwah dangan politik.

Kemudian Rosululloh shollallihualaihiwasallam sendiri pernahkah berpolitik dalam perjuangan dakwahnya?..

Bismillah…
Sedikit ulasan dari saya..
bahwa dakwahnya Rosulloh itu sendiri adalah politik beliau. Karena kalau berbicara politik, maka bisa dimaknai dengan “sisat” / strategi. Makanya dalam bahsa arab politik adalah “Assiyasah”. Strategi.

Ok .. Lanjut, kalau dilihat dari siroh nabi kita bahwa beliau berpolitik dengan dua lapisan.
1. Politik beliau ketika di makkah
2. Politik beliau ketika dimadinah
Dengan kondisi yang tertindas dan lemah saat beliau shollallohualaihiwasallam dan para sahabatnya ketika di makkah maka solusi tepat yang Alloh wahyukan kepdanya untuk mensikapi masyarakat jahiliyyah nan dzolim adalah dengan bersabar. Memulai dakwah dengan perlahan.
Ingatkah kita ketika keluarga Yasir di siksa oleh elit politik quroisy apa kata Rosululloh:
صبراً ال ياسر فإن موعدكم الجنة
“Bersabarlah wahai keluarga yasir maka Alloh janjikan bagi kalian syurga”,
Ya bersabar adalah strategi yang telah beliau ajarkan kepada para Assabiqunal awwalun dalam memperjuangkan dakwah tauhidnya . selagi senantiasa istiqomah disaat ujian menghujam
-di farse makkah ini Alloh menyuruh kepada Rosululloh untuk menyerukan tauhid dan meninggalkan syirik. Inilah siyasah syariyyah fase pertama beliau. Selama 13 tahun lamanya hanya dengan rumus politik kesabaran dan terus berdakwah.

Yang kedua: saat Rosululloh menerka bahwa semakin menghujamnya kedzaliman elit politik kaum jahiliyyah quroisy maka Alloh bimbing padanya untuk mengambil kebijakan siyasah syariyyah beliau dengan berhijrah ke madinah. Diyastrib beliau diterima oleh masyarakat yang sangat-sangat santun selagi mau beriman kepada Alloh danRosulNya.
Mulailah Alloh bimbing Rosululloh dengan mulai mendakwahkan akan hukum2 islam. kita ketahui bahwa ayat -ayat alquran yang membahas hukum-hukum syari terletak disurat surat madani.
Rosululloh mulai menjalankan siyasah syariyyahnya dengan menjalankan hukum islam. Dari maslah hukum rumah tangga( nikah, cerai, ila’ li’an dll) sampai kepada hukum jinayat (pidana) sampai pada bab jihad.(peperangan). Dengan kondisi ummat yang sudah mendukung strategi dakwah beliau sepenuhnya. Maka dengan mudah isalam mulai masuk pada tahap berkembang di era madani ini. Fathulmakkah pun teejadi. Islam juga mulai tersebar luas di seluruh jazirah arab. Siyasah syari yang kedua ini terlaksana dengan kurun waktu 10 tahun.
Lengkaplah 23 tahun Rosululloh bersiyasah syar’i artinya pejuangan dakwah beliau jua adalah politik alias strategi beliau dalam menjayakan islam dan ummatnya.

Berpolitik boleh. Dengan syarat sesuai tuntunan syari yang telah Rosululloh ajarkan dengan Kembali pada Al-quran dan assunah. Bukan kepada kitab undang-undang buatan manusia.

Dari ke empat ungkapan makna diatas nomer 4 lah yang mendekati kebenaran syari.
Adapun yg nemer satu untuk kehatian hatiannya dan sebagai bentuk disiplin kita dalam mengikuti ijtihad ulama yg rojih adalah dengan tidak mengambil langkah dakwah lewat jalur parlemen. Meski ada ijtihad yang membolehkannya. Dengan menyamakan kondisi yang telah dilakukan nabi yusuf alaihissalam ketika masuk diistana kerajaan ketika ingin menyampaikan amanah risalahnya.

Adapun yang ketiga adalah berdakwah kepada kalangan politik adalah wajib. Karena para penguasa terkadang perlu diingatkan, Oldham karenanya Rosululloh shollallohualaihiwasallam juga bersabda:”jihad yang paling utama adalah menyerukan kebenaran kepada penguasa lalim”.

Yakni dengan menyampaikan alhaq kepada mereka. Tanpa menambah dan mengurangi. Prinsip kita adalah bersama alhaq. Bukan dakwah bersama penguasa untuk meraup dunia. Waliyyadzu billah.

Adapun yang ketiga adalah suatu upaya dari kita ketika dakwah kita sudah berhasil. Ummt islam bisa disatukan dengan satu aqidah, kemudian memiliki kekuatan, maka wajiblah bagi kita menjalankan kursi pemerintahan dengan aturan islam.

Hadza wallohu alam.
@ddzikron..3 seawal1437 H.

Silahkan tuliskan pertanyaan anda disini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s