Akhi Adam Vs Senkom (LDII),…Komen KH Cholil Ridwan :“Mereka (ormas-ormas Islam, red) dibutuhkan untuk memberikan bantuan moril kepada terdakwa. Bagi saya ini sangat penting, sangat mendasar, sama dengan pilpres nilainya..”


adamDalam acara pelantikan Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Provinsi DKI Jakarta pada Ahad, (15/06), Ketua Umum MUI Pusat, KH Cholil Ridwan bercerita bahwa di tengah hingar-bingarnya isu pemilihan presiden 2014, ada satu isu lagi yang hampir sama pentingnya tapi kurang mendapat perhatian. Khususnya di kalangan umat Islam. Kyai Cholil mengungkapkan keprihatinannya bahwa di Pengadilan Negeri Bekasi sudah beberapa pekan ini terjadi pengadilan atas terdakwa Ustadz Adam Amrullah.

Adam Amrullah ialah mantan anggota Islam Jama’ah/LDII yang bertaubat. Kemudian, ia mengumpulkan beberapa mantan anggota LDII yang senasib dengannya, lalu mendirikan Forum Ruju’ Ilal Haq (FRIH). Forum Ruju’ Ilal Haq ini selanjutnya gencar berdakwah menjelaskan kesesatan Islam Jamaah/LDII kepada umat Islam. Mereka juga kerap menggunakan media internet guna membeberkan ajaran-ajaran sesat LDII, siapa saja tokohnya, apa saja jaringan organisasinya, berikut dokumentasi-dokumentasi sebagai alat buktinya.

Pada salah satu video yang diunggah di layanan media sosial Youtube, Adam menjelaskan bahwa LDII memiliki jejaring organisasi pengamanan bernama Senkom Mitra Polri. Di halaman blog yang dikelola oleh Adam Amrullah dan kawan-kawannya ini, selain Senkom memang sempat diungkapkan beberapa jaringan organisasi LDII lainnya, seperti Persinas ASAD, dan Cinta Alam Indonesia (CAI). Dalam video tersebut, Adam menegaskan bahwa “Senkom adalah topeng Islam Jamaah”. Video inilah kemudian yang digunakan oleh Senkom untuk menuntut Adam Amrullah dengan tuduhan pencemaran nama baik dan pelanggaran UU ITE. Kini, Adam menjalani nasibnya sebagai tahanan kota dan mengikuti persidangan tiap hari Senin di Pengadilan Negeri Bekasi.

Kapolsek Bekasi Selatan Edi Susilo berfoto bersama Senkom di laman facebooknya.
Kapolsek Bekasi Selatan Edi Susilo berfoto bersama Senkom di laman facebooknya.
Menariknya, meski TKP kasus ini ada di Tangerang, namun Adam ditangkap dan diperkarakan di wilayah Bekasi Selatan. Kepada Kiblat.net, Adam pernah menyatakan bahwa wilayah Bekasi Selatan merupakan basis LDII yang cukup kuat. Dan mungkin bukan suatu kebetulan, jika Kapolsek Bekasi Selatan, Edi Susilo ternyata merupakan Wakil Ketua I Pengurus Cabang Persinas ASAD dan pernah mengunggah foto di laman sosial yang menunjukkan kedekatannya dengan Senkom Mitra Polri.

Satu fakta menarik lagi. Ketika Adam keluar dari LDII, ia digugat cerai oleh istrinya. Karena dalam keyakinan LDII, keluar dari LDII dianggap murtad. Dalam dokumen yang didapatkan Kiblat.net, ada nama Muhammad Sirot SH, yang masih aktif menjabat sebagai Ketua Senkom dan menjadi salah satu kuasa hukum mewakili pihak istrinya sebagai penggugat. Muhammad Sirot dalam dokumen tersebut adalah advokat pada LPBH Gema Trikora yang berkantor di Jl. Kerajinan No 2 lt II Gajah Mada, Jakarta Barat.

Kekalahan Adam, kekalahan umat Islam

Ketua Umum MUI Pusat, KH Cholil Ridwan menegaskan apabila Adam Amrullah kalah dalam perkara ini, maka hal itu merupakan kemenangan yang besar bagi LDII. Karena, bukan sekali dua kali LDII lihai memanfaatkan celah hukum bagi siapa saja yang berniat mengungkap isi ‘jeroan’ lembaga tersebut.

“Untuk diketahui, apabila kasus Adam Amrullah ini kalah dan masuk penjara itu kemenangan luar biasa bagi LDII. Dan tidak ada lagi satu upaya untuk mengalahkan LDII karena LDII sudah banyak sekali memenjarakan orang. Ada (anggota, red) FPI dipenjarakan di Tanjung Pinang, Ustadz Bambang Irawan dipenjarakan juga di Bekasi, dan sekarang sudah meninggal,” tutur ulama alumnus Pondok Pesantren Gontor ini.

Pembina Senkom dan Ketua Senkom dalam Gugatan Cerai Adam Amrullah
Pembina Senkom dan Ketua Senkom dalam Gugatan Cerai Adam Amrullah
Kyai Cholil menengarai banyaknya orang yang ‘dipenjarakan’ oleh LDII karena perjuangan mereka dilakukan secara individual. “Saya pernah mendorong agar perjuangan Ustadz Adam ini menjadi perjuangan semua Ormas. Tapi, tidak membawa kesan yang mendalam pada semua pimpinan ormas,” sesalnya.

Fakta di lapangan pun membuktikan demikian. Dalam sidang-sidang yang dijalani Adam, tak satupun ormas maupun laskar umat Islam nampak batang hidungnya memberikan dukungan moril. Terakhir, mungkin upaya terbaik yang dilakukan umat Islam ialah saat aksi penuntutan pembebasan Adam di Polsek Bekasi Selatan pada 17 Februari lalu. Sebaliknya, setiap sidang digelar, puluhan anggota Senkom dari berbagai daerah sudah duduk rapih memadati ruang sidang. Dengan seragam khas berwarna hitam-hitam dan lencana berlogo Mabes Polri, mereka setia mengawal jalannya sidang dari awal hingga akhir.

“Mereka (ormas-ormas Islam, red) dibutuhkan untuk memberikan bantuan moril kepada terdakwa. Bagi saya ini sangat penting, sangat mendasar, sama dengan pilpres nilainya. Artinya kalau Adam ini kalah dan masuk penjara, LDII akan sangat leluasa untuk berkuasa dan Indonesia bisa menjadi seperti Suriah, dikuasai oleh minoritas sesat,” tegas Kyai Cholil.

Persidangan Adam Amrullah memang tak segegap gempita persidangan Ayung di Cirebon. Dimana, saat itu puluhan massa umat Islam bersatu, meneriakkan takbir dan menggemakan shalawat sebelum sidang bermula. Menggetarkan Ayung, sang muallaf gadungan yang membunuh mertuanya karena beda agama. Sidang Adam juga tak sehiruk pikuk sidang-sidang kasus terorisme yang kerap disapa genitnya sorotan kamera. Tapi, esensinya tetaplah sama. Ada urusan aqidah yang harus dibela. Adam versus Senkom, umat Islam kemana?

Disadur dri Website Islami : Kiblat.net

Silahkan tuliskan pertanyaan anda disini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s